Kamis, 24 Mei 2018

Mengenal Cawako Palembang 2018

Pilkada Kota Palembang 2018 secara resmi diikuti oleh empat pasang calon, terdiri atas sepasang calon perseorangan dan tiga pasang calon yang diusung oleh partai politik. Selain itu, masih terdapat satu lagi paslon perseorangan yang mendaftar, namun dinyatakan tidak memenuhi syarat dukungan, yakni Chairil Syah dan Mualimin. Pasangan Chairil-Imin pada awalnya menyerahkan 92.379 berkas dukungan. Namun setelah beberapa kali tahap verifikasi, hanya 11.533 dukungan yang dinyatakan sah oleh KPU, sehingga tidak memenuhi syarat dukungan minimal.

Berikut ini profil para calon wali kota dan wakil wali kota Palembang:




Nomor Urut 1

Calon Walikota: H. Harnojoyo, S.Sos.
Lahir: Lahat, 12 Juni 1967 (51 tahun)
Alamat: Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kel. Karang Jaya, Kec. Gandus, Kota Palembang
Agama: Islam
Partai: Partai Demokrat (Ketua DPC Partai Demokrat Palembang)
Pendidikan: Sarjana Sosial Ilmu Administrasi Negara di Universitas Bandar Lampung (1996), SMA Pembina Unila Bandar Lampung (1987), SMP Negeri Tanjung Sakti Lahat (1984), SD Muhammadiyah Sindang Panjang Lahat (1981)
Pengalaman: Walikota Palembang (2015–sekarang), Wakil Walikota Palembang (2013–2015), Ketua DPRD Kota Palembang (2009–2013), Anggota DPRD Kota Palembang (2009–2014)
Keluarga: Hj. Selviana, S.Kom. (istri); tiga orang anak
Jumlah Harta: Rp7.496.654.899

Calon Wakil Walikota: Fitrianti Agustinda
Lahir: Palembang, 5 Agustus 1976 (41 tahun)
Alamat: Jl. Seruni, Kel. Bukit Lama, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang
Agama: Islam
Partai: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Bendahara DPC PDI-P Palembang)
Pendidikan: Sarjana Hukum di Universitas Muhammadiyah Palembang (1999), SMA Negeri 2 Palembang (1994), SMP Negeri 13 Palembang (1991), SD Negeri 100 Palembang (1988)
Pengalaman: Wakil Walikota Palembang (2016–sekarang), Anggota DPRD Kota Palembang (2014–2016), Manajer SPBU (2004–2014)
Keluarga: Dedi Sipriyanto, S.Kom., M.M. (suami); dua orang anak; alm. H. Romi Herton (abang, Walikota Palembang (2013–2015)
Jumlah Harta: Rp3.148.927.742

Partai Pengusung: PDI Perjuangan, Partai Demokrat, PKB, PAN, dan PBB
Modal Suara/Kursi: 364.028 (50,5%) suara dan 26 (52,%) kursi

Visi: "Palembang EMAS (Elok, Madani, Aman, Sejahtera) Darusalam 2023."

Misi:
  • Mewujudkan pembangunan infrastruktur perkotaan yang terpadu, merata, berkeadilan, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan yang berbasis teknologi dan informasi.
  • Mewujudkan masyarakat yang religius, berbudaya, beretika, melalui pembangunan budaya integritas yang didukung oleh pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan profesional.
  • Mewujudkan Palembang kota yang dinamis sebagai simpul pembangunan regional, nasional, dan internasional, yang kompetitif dan komparatif dengan menjamin rasa aman untuk berinvestasi.
  • Mewujudkan ekonomi kerakyatan yang inovatif dan kreatif serta berdaya saing tinggi.
  • Menjadikan Palembang kota pariwisata sungai dan budaya serta event olahraga kelas dunia yang harmoni antara kehidupan manusia dan alam.


Nomor Urut 2

Calon Walikota: Ir. H. Sarimuda, M.T.
Lahir: Tebing Tinggi, 8 Maret 1957 (61 tahun)
Alamat: Jl. Demang Lebar Daun, Kel. Demang Lebar Daun, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang
Agama: Islam
Partai: –
Pendidikan: Magistes Teknik Sipil di Universitas Tarumanagara (1997), Sarjana Teknik Sipil di Universitas Sriwijaya (1983), SMA Negeri 3 Palembang (1975), SMP Negeri 6 Palembang (1972), SD Negeri 73 Palembnag (1969)
Pengalaman: Plt. Bupati Musi Banyuasin (2011–20), Kadishubkominfo Sumsel (2008), Kepala BPPD Prov. Sumsel (2007), Kadishub Sumsel (2005), Kepada Bapedalda Sumsel (2004), Kadis Kimpraswil Prov. Bengkulu (2001), Kadis PU Prov. Bengkulu (2000), Cawako Palembang (2013 dan 2008)
Keluarga: Hj. Yunial Laili Mutairi, S.H., M.H. (istri); lima orang anak
Jumlah Harta: Rp19.928.600.149

Calon Wakil Walikota: Ir. Kgs. H. Abdul Rozak, M.Sc.
Lahir: Palembang, 9 Mei 1964 (54 tahun)
Alamat: Komp. Taman Putri Indah, Kel. Sungai Selayur, Kec. Kalidoni, Kota Palembang
Agama: Islam
Partai: Partai NasDem (Ketua Partai NasDem Palembang)
Pendidikan: Magister Sistem Teknik Jalan Raya di Institut Teknologi Bandung (1991), Sarjana Teknik Sipil di Universitas Sriwijaya (1989), SMA Negeri 1 Palembang (1983), SMP Negeri 12 Palembang (1980), SD Muhammadiyah II Palembang (1976)
Pengalaman: Ketua DPC Kerukunan Keluarga Palembang (2014–sekarang), Kepala Regional Sumbagsel KJPP MBPRU (2009–sekarang), Dirut PT Malta Satya Utama (2003–sekarang), Wakil Ketua KADIN Sumsel (2010–2015), Dirut PT Dwi Tunggal Bangun Konstruksi (1997–2005)
Keluarga: Hj. Elya Atika (istri); tiga orang anak
Jumlah Harta: Rp35.484.814.000

Partai Pengusung: Partai Gerindra, Partai NasDem, dan PKS
Modal Suara/Kursi: 186.511 (25,9%) suara dan 13 (26,0%) kursi
Partai Pendukung: PKP Indonesia, Partai Perindo, Partai Berkarya

Visi: "Mewujudkan Palembang Gemilang Darussalam 2023."

Misi:
  • Membentuk pemerintah yang lebih baik dengan tata kelola modern, efisien, berkualitas, dan akuntabel.
  • Membentuk pelayanan prima kesehatan.
  • Menciptakan pendidikan murah.
  • Memberdayakan masyarakat dengan pengembangan kearifan lokal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  • Meningkatkan sarana prasarana kota (PAM, penerangan, gas, drainase, transportasi, pasar tradisional), pelestarian lingkungan yang handal dan manusiawi.
  • Meningkatkan jejaring kerja sama (ke dalam dan ke luar).
  • Meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat.


Nomor Urut 3

Calon Walikota: H. Muhammad Akbar Alfaro
Lahir: Palembang, 29 Mei 1988 (30 tahun)
Alamat: Jl. Sumatera I, Kel. 20 Ilir D I, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang
Agama: Islam
Partai: –
Pendidikan: B.Bus. di Sunway University Malaysia (2010), Sarjana Ekonomi di STIE APRIN Palembang, SMA Xaverius 3 Palembang (2006), SLTP Xaverius 2 Palembang (2002), SD Negeri 205 Palembang (1999)
Pengalaman: Bendahara BPD HIPMI Sumsel (2013–2016), Ketua BPC HIPMI Palembang (2010–2013), Komisaris PT Tanjung Raya Abadi, Dirut Global Mahakarya Propertindo, Komisaris PT Panji Mahakarya
Keluarga: Meirina Swastika Restu (istri); tiga orang anak
Jumlah Harta: Rp16.456.900.000

Calon Wakil Walikota: H. Hernoe Roesprijadji
Lahir: Blitar, 30 April 1966 (52 tahun)
Alamat: Jl. Kebagusan Kecil, Kel. Kebagusan, Kec. Pasar Minggu, Kota Adm. Jakarta Selatan
Agama: Islam
Partai: Partai Kebangkitan Bangsa
Pendidikan: Sarjana Ilmu Politik di Universitas Indonesia (1994), SMA Negeri Srengat Blitar (1985), SMP Negeri 1 Srengat Blitar (1982), SD Negeri Bendorejo Blitar (1979)
Pengalaman: Direktur PT CNG Hilir Raya Palembang (2013–sekarang), Wakil Ketua PWNU Sumsel (2014–sekarang), Pimpinan Pusat GP Ansor (2000–2011), Pembina PW GP Ansor Sumsel (2015–sekarang)
Keluarga: Ifah Noorwidiati (istri); tiga orang anak
Jumlah Harta: Rp2.452.244.063

Pengusung: Perseorangan
Modal Dukungan: 102.736 (8,98%) dukungan
Partai Pendukung: Partai Garuda

Visi: "Palembang Hebat dengan 5G (Good Government, Good Public Service, Good Living Hood, Good Income, Good City)."

Misi:
  • Good Government
  • Good Public Service
  • Good Living Hood
  • Good Income
  • Good City


Nomor Urut 4

Calon Walikota: H. Mularis Djahri
Lahir: Palembang, 8 Agustus 1964 (53 tahun)
Alamat: Jl. Parameswara, Kel. Bukit Baru, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang
Agama: Islam
Partai: Partai Hati Nurani Rakyat (Ketua DPD Partai Hanura Sumsel)
Pendidikan: Sarjana Hukum Pidana di Universitas Muhammadiyah Palembang (1994), SMA Tri Sakti Palembang (1982), SMP Madyatama Palembang (1980), SD Negeri 30 Palembang (1976)
Pengalaman: Direktur PT Campang Tiga (2003–2016), Cawako Palembang (2013)
Keluarga: Hj. Farida (istri); enam orang anak
Jumlah Harta: Rp49.886.939.800

Calon Wakil Walikota: H. Syaidina Ali
Lahir: Palembang, 5 Januari 1955 (63 tahun)
Alamat: Jl. Inspektur Marzuki, Kel. Siring Agung, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang
Agama: Islam
Partai: –
Pendidikan: Magister Sains Ekonomi di Universitas Sriwijaya (2003), Sarjana Sosial Ilmu Administrasi di Stisipol Candradimuka Palembang (1989), SMA Negeri 4 Palembang (1974), SMP Negeri 3 Palembang (1971), SD Negeri 6 Palembang (1968)
Pengalaman: Kadispora Sumsel (2012), Kadiskomifo Palembang (2010), Kadishub Palembang (2001)
Keluarga: Elita Dewi, S.H., M.Si. (istri); tiga orang anak
Jumlah Harta: Rp668.250.125

Partai Pengusung: Partai Golkar, Partai Hanura, dan PPP
Modal Suara/Kursi: 157.174 (21,8%) suara dan 11 (22,0%) kursi

Visi: "Menjadikan Palembang sebagai Kota Cerdas (Smart City), Kota yang Maju, Beradab, dengan Seluruh Masyarakat dapat Merasakan Keadilan dan Kesejahteraan."

Misi:
  • Membangun manusia Kota Palembang menjadi warga yang berdaya.
  • Mengendalikan birokrasi yang efektif, menjaga stabilitas dan keterjangkauan bahan pokok.
  • Membangun lingkungan Kota Palembang secara berkelanjutan dengan perencanaan yang memperhatikan daya dukung lingkungan.
  • Membangun kesejahteraan dengan menciptakan lapangan kerja dan pembangunan infrastruktur perkotaan.

Selasa, 22 Mei 2018

Mengenal Cagub dan Cawagub Sumatera Selatan 2018

Pilkada Sumsel 2018 diikuti oleh empat pasang calon yang kesemuanya diusung oleh partai politik. Kesemua cagub Sumsel pernah berpengalaman menjadi bupati, sementara para cawagubnya sedikit lebih bervariasi. Usia para calon pun bervariasi, dari usia tertua 60 tahun hingga termuda 38 tahun.

Singkat cerita, inilah para pasangan cagub dan cawagub pada Pilgub Sumsel 2018:




Nomor Urut 1

Calon Gubernur: H. Herman Deru
Lahir: Sidomulyo, 17 November 1967 (50 tahun)
Alamat: Jl. Taman Kenten, Kel. 8 Ilir, Kec. Ilir Timur Tiga, Kota Palembang 
Agama: Islam
Partai: Partai NasDem
Pendidikan: Magister Manajemen di STIE Trisna Negara Belitang (2008), Sarjana Hukum di Universitas Sjakhyakirti Palembang (1995), SMA Negeri 3 Palembang (1985), SMP Negeri 1 Belitang (1982), SD Negeri 1 Sidomulyo Belitang (1979) 
Pengalaman: Bupati Ogan Komering Ulu Timur (2005–2015)
Keluarga: Hj. Febrita Lustia (istri); empat orang anak
Jumlah Harta: Rp34.564.041.012

Calon Wakil Gubernur: H. Mawardi Yahya
Lahir: Sukaraja, 2 Maret 1958 (60 tahun)
Alamat: Jl. Musyawarah, Kel. Karang Jaya, Kec. Gandus, Kota Palembang 
Agama: Islam
Partai: Partai Golongan Karya (Ketua DPD Partai Golkar Ogan Ilir)
Pendidikan: Sarjana Teknik di Universtas Palembang (1995), Jurusan Tambang Umum di STM Pertambangan LPTM Palembang (1977), SMP YP Kerja (1974), SD Sukaraja Baru (1971) 
Pengalaman: Bupati Ogan Ilir (2005–2015), Ketua DPRD Kab. Ogan Ilir (1999–2005)
Keluarga: Hj. Fauziah, S.Pd. (istri); lima orang anak; A.W. Noviadi, S.Psi. (anak, Bupati Ogan Ilir 2016–2017); Ir. H. Ridho Yahya, M.M. (adik, Walikota Prabumulih 2013–2018)
Jumlah Harta: Rp14.956.678.563

Partai Pengusung: PAN, Partai Hanura, dan Partai NasDem
Modal Suara/Kursi: 969.017 (23,8%) suara dan 16 (21,3%) kursi
Partai Pendukung: PKP Indonesia

Visi: "Sumsel Maju untuk Semua."

Misi:
  • Membangun Sumatera Selatan berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung sektor pertanian, industri, dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan, baik di perkotaan maupun di pedesaan.
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik laki-laki maupun perempuan, yang sehat, berpendidikan, profesional, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketakwaan, kejujuran, dan integritas.
  • Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme dengan mengedepankan transparasi dan akuntabilitas, yang didukung aparatur pemerintahan yang jujur, berintegritas, profesional, dan responsif.
  • Membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pembangunan wilayah pedalaman dan perbatasan untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah.
  • Meningkatkan kehidupan beragama, seni, dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.


Nomor Urut 2

Calon Gubernur: H. Saifudin Aswari Riva'i
Lahir: Lahat, 20 Oktober 1963 (54 tahun)
Alamat: Jl. Kolonel H. Barlian, Kel. Bandar Jaya, Kec. Lahat, Kab. Lahat
Agama: Islam
Partai: Partai Gerakan Indonesia Raya (Ketua DPD Partai Gerindra Sumsel)
Pendidikan: Sarjana Ekonomi di Universitas Jayabaya Jakarta (1988), SMA Santo Yozef Lahat (1983), SMP Santo Yosef Lahat (1980), SD Santo Yosef Lahat (1977) 
Pengalaman: Bupati Lahat (2008–sekarang)
Keluarga: Hj. R. Rukmi Kurnia Sismartianti, A.Md. (istri); empat orang anak
Jumlah Harta: Rp28.726.351.871

Calon Wakil Gubernur: H. M. Irwansyah
Lahir: Bangka, 1 Juni 1983 (35 tahun)
Alamat: Jl. Merdeka, Kel. Batin Tikal, Kec. Taman Sari, Kota Pangkalpinang 
Agama: Islam
Partai: Partai Keadilan Sejahtera
Pendidikan: Magister Sains di Universitas Sjakhyakirti Palembang (2013), Sarjana Sosial di Universitas Sjakhyakirti Palembang (2009), SMU Terpadu Krida Nusantara Bandung (2000), SMP Negeri 1 Pangkalpinang (1997), SD St. Theresia Pangkalpinang (1994) 
Pengalaman: Walikota Pangkalpinang (2013–2018), Direktur PT Palembang Airport Service (2017–sekarang), Direktur PT Nusantara Aero Mandiri (2011–sekarang)
Keluarga: Dessy Ayu Trisna, S.E., M.M. (istri); tiga orang anak; Sofyan Rebuin (ayah, mantan Walikota Pangkalpinang, mantan Sekda Sumsel)
Jumlah Harta: Rp12.486.060.290

Partai Pengusung: Partai Gerindra dan PKS
Modal Suara/Kursi: 681.235 (16,7%) suara dan 15 (20,0%) kursi

Visi: "Membangun Masyarakat Sumsel yang Cerdas untuk Meningkatkan Kesejahteraan."

Misi:
  • Menjadikan anak-anak Sumsel cerdas dengan menyediakan pendidikan gratis, berkualitas, dan tuntas; beasiswa yang tepat sasaran dan meningkatkan fasilitas pendidikan layak serta peningkatan kesejahteraan guru dengan fokus pendidikan pada melahirkan sumber daya manusia Sumatera Selatan yang berdaya saing.
  • Pemerataan dan percepatan pembangunan infrastruktur dan sarana transportasi di seluruh wilayah Sumsel.
  • Menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas, layak, dan terjangkau bagi masyarakat.
  • Menciptakan lapangan kerja dengan memperbanyak wirausaha baru yang inovatif dan bermental kuat sebanyak-banyaknya, serta mempermudah akses pemodalan dan pemasaran.
  • Meningkatkan penyaluran kredit usaha rakyat, ketahanan pangan, bantuan kepada nelayan, dan kestabilan harga sembako.
  • Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan menjawab segala permasalahan pokok masyarakat.
  • Meningkatkan kepariwisataan daerah untuk mengangkat harkat sosial budaya lokal sehingga menjadi sumber pendapatan masyarakat dan daerah yang semakin dapat diandalkan dengan basis ekonomi kreatif dan ekonomi kerakyatan.
  • Mendorong kabupaten/kota se-Sumatera Selatan untuk mengembangkan "Smart City" agar tercipta pemerintahan yang inovatif, cepat tanggap, dan transparan agar pelayanan publik menjadi lebih baik.


Nomor Urut 3

Calon Gubernur: H. Ishak Mekki
Lahir: Perigi, 1 Maret 1958 (60 tahun)
Alamat: Jl. Telaga, Kel. 30 Ilir, Kec. Ilir Barat II, Kota Palembang
Agama: Islam
Partai: Partai Demokrat (Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel)
Pendidikan: S, Jurusan Bangunan Gedung di STM Negeri 1 Palembang (1976), SMP Negeri  (19), SD  (19) 
Pengalaman: Wakil Gubernur Sumatera Selatan (2013–sekarang), Bupati Ogan Komering Ilir (2004–2013), Kadis PU Bina Marga Sumsel (2002–2004), Kadis PU OKI (1996–2002)
Keluarga: Hj. Tartila (istri); tiga orang anak; H. Muchendi Mahzareki, S.E. (anak, Cabup Ogan Ilir 2015, Anggota DPRD Sumsel 2014–2015)
Jumlah Harta: Rp14.567.461.037

Calon Wakil Gubernur: Yudha Pratomo
Lahir: Palembang, 20 April 1979 (39 tahun)
Alamat: Jl. Sei Betung, Kel. Siring Agung, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang 
Agama: Islam
Partai: –
Pendidikan: Ph.D. in Information System di Universiti Teknologi Malaysia (2013), Master of Science in Information Technology di University of Surrey United Kingdom (2003), Sarjana Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (2002), SMU Taruna Nusantara Magelang (1997), SMP Negeri 1 Palembang (1994), SD Negeri 77 Palembang (1991)
Pengalaman: CEO PT Elektrindo Data Nusantara. CEO PT Jaring Maya Sriwijaya, Dosen Universitas Sriwijaya (2005–2018), Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (2013–2016)
Keluarga: dr. Ariesti Kamila, Sp.A., M.Kes. (istri); tiga orang anak
Jumlah Harta: Rp82.260.601.269

Partai Pengusung: Partai Demokrat, PPP, dan PBB
Modal Suara/Kursi: 803.327 (19,7%) suara dan 15 (20,%) kursi

Visi: "Sumatera Selatan Mandiri, Cerdas, Maju, dan Merata yang Berbasis Potensi Lokal dan Interaksi Global."

Misi:
  • Menciptakan pemerataan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan, daya saing, kemandirian, dan pemerataan pembangunan daerah.
  • Pegadaan pertanian, perkebunan, dan tata niaga pangan yang berkeadilan dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
  • Bantuan modal usaha bebas jaminan dan bunga kepada UMKM dalam upaya meningkatkan kekuatan ekonomi dan lapangan pekerjaan rakyat.
  • Membangun Smart Sumatera Selatan dalam bidang teknologi, informasi, dan budaya.
  • Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia dan fasilitas di bidang pendidikan (formal dan informal) dan bidang kesehatan.
  • Menekan tingkat kerawanan sosial dalam upaya menumbuhkan rasa aman dan ketertiban kehidupan masyarakat.
  • Menjaga, mengawasi, dan mengelola lahan rawa dan hutan untuk menjaga kelestarian dan pemuliaan lingkungan hidup.
  • Tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, transparan, akuntabel, dan profesional berdasarkan prinsip law enforcement, reward and punishment, dan sistem layanan birokrasi lebih baik.
  • Mewujudkan hilirisasi dalam bidang industri pertanian, perkebunan, dan pertambangan yang berorientasi pada lapangan kerja rakyat.


Nomor Urut 4

Calon Gubernur: H. Dodi Reza Alex Noerdin
Lahir: Palembang, 1 November 1970 (47 tahun)
Alamat: Jl. Kol. Wahid Udin, Kel. Kayu Ara, Kec. Sekayu, Kab. Musi Banyuasin
Agama: Islam
Partai: Partai Golongan Karya
Pendidikan: Master of Business Administration di Universite Libre de Bruxelles Belgia, Strata Satu (Lic.Econ.) di Universitas Leuven Belgia, SMA Negeri 1 Palembang (1990), SMP Negeri Xaverius 2 Palembang (1986), SD PPKP Palembang (1982) 
Pengalaman: Bupati Musi Banyuasin (2017–sekarang), Anggota DPR-RI (2009–2016), Presiden Sriwijaya FC (2008–sekarang), Ketua Kamar Dagang dan Industri Sumsel (2015–2017)
Keluarga: Hj. Erini Mutia Yufada (istri); dua orang anak; H. Alex Noerdin (ayah, Gubernur Sumsel 2008–sekarang)
Jumlah Harta: Rp31.620.768.692

Calon Wakil Gubernur: H. M. Giri Ramanda N. Kiemas
Lahir: Jakarta, 1 April 1980 (38 tahun)
Alamat: Jl. Flamboyan, Kel. Lorok Pakjo, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang
Agama: Islam
Partai: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Ketua DPD PDI-P Sumsel)
Pendidikan: Magister Manajemen di Universitas Sriwijaya (2010), Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia (2004), SMA Negeri 12 Jakarta Timur (1998), SMP St. Maria Fatima Jakarta Timur (1995), SD St. Maria Fatima Jakarta Timur (1992)
Pengalaman: Ketua DPRD Prov. Sumatera Selatan (2014–2018), Anggota DPRD Prov. Sumatera Selatan (2004–2014), Komisaris PT Energasindo Heksa Karya (2005–sekarang)
Keluarga: Ayu Nur Suri, S.E., M.M. (istri); tiga orang anak; Nazarudin Kiemas (ayah, Anggota DPR-RI 2004–2014); alm. H. M. Taufiq Kiemas (paman, Ketua MPR-RI 2009–2013)
Jumlah Harta: Rp15.365.347.915

Partai Pengusung: PDI Perjuangan, Partai Golkar, dan PKB
Modal Suara/Kursi: 1.575.809 (38,6%) suara dan 29 (38,7%) kursi
Partai Pendukung: Partai Perindo, Partai Berkarya, Partai Garuda, PSI

Visi: "Sumatera Selatan Unggul dan Terdepan 2023."

Misi:
  • Mewujudkan masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing. Hal ini untuk menciptakan masyarakat Sumsel yang agamais, berakhlak mulia, sehat, cerdas, bermoral, berbudaya iptek, memiliki spirit juara, dan siap berkompetisi.
  • Membangun perkonomian yang kokoh dan berkeadilan. Hal ini untuk menciptakan perekonomian Sumsel yang semakin maju dan berdaya saing, bersinergi antarskala usaha, berbasis sumber daya alam dengan pertumbuhan ekonomi hijau yang mampu menarik investasi dalam dan luar negeri, menyerap banyak tenaga kerja, serta memberikan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
  • Meningkatkan kapasitas manajemen kepemerintahan. Hal ini untuk menciptakan pemerintahan Sumsel yang bermutu dan akuntabel, andal, dan terpercaya dalam pelayanan yang ditopang oleh aparatur profesioinal, sistem yang modern berbasis iptek menuju tata kelola pemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih, serta menerapkan model manajemen hibrida yang mengkombinasikan manajemen berbasis kabupaten/kota dengan manajemen lintas kabupaten/kota.
  • Mewujudkan Sumatera Selatan yang nyaman dan pembangunan infrastruktur strategis yang berkelanjutan. Hal ini untuk menciptakan pembangunan Sumsel yang selaras dengan kondisi daya dukung dan daya tampung lingkungan, memiliki infrastruktur dasar yang memadai, serta didukung oleh tersedianya infrastruktur yang mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan pertumbuhan ekonomi.
  • Meningkatkan kehidupan sosial, seni dan budaya, peran pemuda dan olahraga, serta pengembangan pariwisata dalam bingkai kearifan lokal. Hal ini untuk menciptakan kehidupan sosial kemasyarakatan yang kokoh dan berbudaya yang mencirikan tingginya pemanfaatan modal sosial dalam pembangunan, meningkatnya ketahanan keluarga, menurunnya jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), kesetaraan gender, tingginya peran pemuda dalam pembangunan, meningkatnya prestasi olahraga tingkat nasional dan internasional, terpeliharanya seni dan warisan budaya, dan industri pariwisata yang berdaya saing dalam bingkai kearifan lokal.



Sabtu, 19 Mei 2018

Mengenal Cawako Pontianak 2018

Pilkada Kota Pontianak 2018 secara resmi diikuti oleh tiga pasang calon, jumlah paslon paling sedikit dalam sejarah Pilwako di Pontianak, apalagi jika dibandingkan dengan Pilwako 2008 yang diikuti tujuh paslon dan Pilwako 2013 yang diikuti enam paslon. Pilwako kali ini juga untuk pertama kali tidak diikuti oleh calon perseorangan. Satu-satunya paslon perseorangan yang mendaftar, yakni Syarif Usmulyani Alqadrie dan H. Deni Hermawan dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPU.

Pasangan Bang Mol dan Wawan pada awalnya menyerahkan 45.470 dukungan, namun hanya 19.698 yang sah setelah diverifikasi. Di tahap perbaikian, pasangan ini menambah 38.365 dukungan, namun hanya 6.123 yang dinyatakan sah. Sehingga total dukungannya yang sah 25.821, sementara batas minimal dukungan perseorangan di Kota Pontianak sejumlah 35.423.

Berikut ini profil, visi, dan misi para Cawako dan Cawawako Pontianak.





Nomor Urut 1

Calon Walikota: Harry Ardyanto
Lahir: Ketapang, 20 September 1970 (47 tahun)
Alamat: Jl. Tanjung Raya II, Kel. Saigon, Kec. Pontianak Timur, Kota Pontianak
Agama: Islam
Partai: Partai Hati Nurani Rakyat (Sekretaris DPD Partai Hanura Kalbar)
Pendidikan: SMA III Hias Jakarta Timur (1990), SMP Negeri 17 Batu Layang (1987), SD Negeri 111 Pontianak (1984)
Pengalaman: Pemimpin Redaksi PT Suara Khatulistiwa (2014–2017), Anggota DPRD Kota Pontianak (2009–2014)
Keluarga: Endah Purnamasari (istri); empat orang anak
Jumlah Harta: Rp1.001.204.212

Calon Wakil Walikota: Yandi
Lahir: Teluk Pakedai, 16 Agustus 1980 (37 tahun)
Alamat: Jl. Karya Baru, Kel. Parittokaya, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak
Agama: Buddha
Partai: Partai Gerakan Indonesia Raya (Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Pontianak)
Pendidikan: Jurusan Manajemen Bisnis di SMK YKIA Pontianak (2000), SMP YKIA Pontianak (1997), SD Budi Baik Pontianak (1994)
Pengalaman: Anggota DPRD Kota Pontianak (2014–2018)
Keluarga: –
Jumlah Harta: Rp999.499.501

Partai Pengusung: PAN, Partai Hanura, dan PPP
Modal Suara/Kursi: 77.559 (25,7%) suara dan 12 (26,7%) kursi

Visi: "Terwujudnya Kota Pontianak yang Modern, Harmonis, Berdaya Saing, dan Berwawasan Lingkungan."

Misi:
  • Mewujudkan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, beretika, dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila.
  • Mewujudkan sistem dan tata pemerintahan yang open governance.
  • Mewujudkan Kota Pontianak yang berdaya saing dan kompetitif.
  • Mewujudkan tata ruang kota berwawasan lingkungan yang nyaman, aman, tertib, dan layak huni.


Nomor Urut 2

Calon Walikota: Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T.
Lahir: Pontianak, 17 Oktober 1963 (54 tahun)
Alamat: Jl. Parit H. Husin II, Kel. Bansir Darat, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak
Agama: Islam
Partai: Partai Gerakan Indonesia Raya (Bendahara DPD Partai Gerindra Kalbar)
Pendidikan: Magister Teknik Sipil di Universitas Tanjungpura (2008), Magister Manajemen Sumber Daya Manusia di Universitas Tanjungpura (2002), Sarjana Teknik Arsitektur di Universitas Sebelas Maret Surakarta (1990), SMA Negeri 6 Bandung (1983), SMP Negeri 3 Pontianak (1979), SD Negeri 3 Pontianak (1975)
Pengalaman: Wakil Walikota Pontianak (2013–sekarang), Kadis PU Pontianak (2005–2013), Pj./Plt. Kasubdin Jalan dan Jembatan Dinas Prasarana Kota Pontianak (2001–2005)
Keluarga: Dra. Hj. Yanieta Arbiastutie, M.M., M.Sc. (istri); tiga orang anak; H. Mas'ud Abdullah, M.H. (ayah mertua, Bupati Ketapang 1988–1992); Hj. Toeti Moersiati Aladin (ibu mertua; mantan Anggota DPRD Kalbar)
Jumlah Harta: Rp6.844.002.857

Calon Wakil Walikota: Bahasan, S.H.
Lahir: Pontianak, 12 Maret 1973 (45 tahun)
Alamat: Jl. Tanjung Raya I, Kel. Dalambugis, Kec. Pontianak Timur, Kota Pontianak
Agama: Islam
Partai: Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (Wakil Ketua DPP PKPI Kalbar)
Pendidikan: Sarjana Ilmu Hukum di Universitas Panca Bhakti Pontianak (1999), SMA Santun Untan Pontianak (1992), MTs Mujahidin I (1989), MI Al-Raudhatul Islamiyah (1986)
Pengalaman: Anggota DPRD Prov. Kalimantan Barat (2014–2018), Anggota DPRD Kota Pontianak (2009–2014), Ketua IKBM Kota Pontianak (2016–sekarang)
Keluarga: Norhasanah (istri); tiga orang anak
Jumlah Harta: Rp8.552.964.112

Partai Pengusung: Partai NasDem, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PKP Indonesia
Modal Suara/Kursi: 131.237 (43,6%) suara dan 20 (44,4%) kursi
Partai Pendukung: PKS, Partai Perindo, Partai Berkarya

Visi: "Pontianak Kota Khatulistiwa Berwawasan Lingkungan yang Cerdas dan Bermartabat."

Misi:
  • Mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berbudaya.
  • Menciptakan infrastruktur perkotaan yang berkualitas dan representatif.
  • Meningkatkan kualitas pelayanan yang prima kepada masyarakat oleh aparatur yang berintegritas dan sejahtera dengan dukungan teknologi informasi.
  • Mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, kreatif, dan berdaya saing.
  • Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, aman, tertib, berwawasan lingkungan, dan berkelanjutan.


Nomor Urut 3

Calon Walikota: Satarudin, S.H.
Lahir: Pontianak, 9 Maret 1978 (40 tahun)
Alamat: Jl. Ya' M. Sabran, Kel. Tanjunghulu, Kec. Pontianak Timur, Kota Pontianak
Agama: Islam
Partai: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Ketua DPC PDI-P Pontianak)
Pendidikan: Sarjana Ilmu Hukum di Universitas Tanjungpura (2013), Paket C di PKBM Enggang Gading Pontianak Utara (2004), SMP Negeri 16 Pontianak (1995), SD Negeri 4 Pontianak (1991)
Pengalaman: Ketua DPRD Kota Pontianak (2014–2018), Anggota DPRD Kota Pontianak (2009–2014)
Keluarga: Eni Suyanti (istri); tiga orang anak
Jumlah Harta: Rp1.546.118.254

Calon Wakil Walikota: Alpian Aminardi, S.H., M.H.
Lahir: Pontianak, 18 Juli 1968 (49 tahun)
Alamat: Jl. Parit Pangeran, Kel. Siantan Hulu, Kec. Pontianak Utara, Kota Pontianak
Agama: Islam
Partai: Partai Kebangkitan Bangsa (Ketua DPC PKB Pontianak)
Pendidikan: Magister Ilmu Hukum di Universitas Tanjungpura (2012), Sarjana Ilmu Hukum di Universitas Panca Bhakti Pontianak (1998), SMA Rahadi Osman Pontianak (1990), MTs Al Anwar (1987), SD Kansiun (1984)
Pengalaman: Anggota DPRD Kota Pontianak (2009–2018)
Keluarga: Theccy Erly Nyarong, S.K.M. (istri); lima orang anak
Jumlah Harta: Rp3.593.578.476

Partai Pengusung: PDI Perjuangan dan PKB
Modal Suara/Kursi: 62.272 (20,7%) suara dan 11 (24,4%) kursi
Partai Pendukung: PBB

Visi: "Terwujudnya Pontianak HEBAT (Humanis yg Ber-akhlakul Karimah, Ekonomi yang Berkeadilan, Berwawasan Lingkungan, Amanah, dan Terunggul Kualitas Sumber Daya Manusia)."

Misi:
  • Melaksanakan pembangunan Kota Pontianak harus berdasarkan nilai-nilai dan prinsip ketuhanan dan kemanusiaan yang ber-akhlakul karimah.
  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan peningkatan laju pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.
  • Mewujudkan lingkungan hidup yang bersih dan sehat dengan pembangunan sarana, prasarana, dan tata ruang wilayah perkotaan yang berwawasan lingkungan.
  • Menerapkan tata kelola pemerintahan yang amanah dan baik (good governance) dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat, berintegritas, berbudaya, dan memiliki rasa kebangsaan yang kuat.